Mitsubishi ‘curhat’ pemesanan Xpander turun selama GIIAS

Mitsubishi Motors Indonesia mencatat jumlah pemesanan kendaraan sekitar 1.700 unit pada hari ketujuh pameran GIIAS di ICE BSD CIty, Tangerang, yang berlangsung hingga 12 Agustus. Jumlah tersebut berdasarkan surat pemesanan kendaraan (SPK). Namun, secara volume, jumlah itu lebih rendah dibandingkan hasil pameran GIIAS tahun lalu, termasuk SPK mobil andalannya, Xpander.

Pada GIIAS tahun lalu, Mitsubishi Motors melakukan debut global atau world premier small MPV Xpander. Hasilnya, SPK Xpander tembus lebih dari 5 ribu unit selama 11 hari pameran tahun lalu.

Intan Vidiasari, Deputy Group Head Planning and Communication PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengaku dengan SPK 1.700 unit itu, ada penurunan hasil SPK pada GIIAS tahun ini daripada pameran serupa tahun lalu. Namun, kontributor terbesar tetap model small MPV Xpander, yakni sekitar 70 persen.

“Dari SPK sekitar 1.700 unit, Xpander dipesan sekitar 1.000 unit. Sisanya dari model lain, seperti Pajero Sport, Outlander Sport, dan Triton,”ujar Intan yang dijumpai di booth Mitsubishi GIIAS 2018.

Kata Intan, pada GIIAS tahun ini pihaknya menargetkan total penjualan 3 ribu unit. Secara umum, target tersebut tidak setinggi tahun lalu, karena pada GIIAS tahun lalu Mitsubishi melakukan world premier Xpander. Debut global di pameran GIAS tahun lalu itu membuat Xpander banyak dipesan oleh pengunjung pameran, dengan jumlah lebih dari 5.000 unit.

“Hingga hari ke-7 GIIAS tahun ini, Xpander baru dipesan kurang lebih 1.000 unit. Jadi ada penurunan memang. Dengan sisa empat hari ke depan, kami harap pemesanan Xpander dapat terus bertambah sekitar 1.200 unit lagi menjadi 2.200 unit, supaya sesuai dengan total target kami di GIIAS tahun ini,” ucap Intan.

varian baru mitsubishi xpander di giias 2018 2018 Merdeka.com

Padahal di GIIAS tahun ini, Mitsubishi meluncurkan dua varian baru Xpander untuk mendongkrak penjualannya. Yakni, Xpander Sport transmisi manual dan GLS transmisi otomatis.

Harga jual Xpander Sport transmisi manual Rp 237 juta per unit, sedangkan GLS transmisi otomatis lebih murah, yakni Rp 228,6 juta. Penyegaran lain yang dlakukan setelah Xpander berumur satu tahun ini adalah kehadiran warna baru, yakni Deep Bronze Metallic yang tersedia untuk varian Ultimate dan Sport. Warna baru ini semakin melengkapi pilihan warna eksisting; Quartz White Pearl, Diamond Black Mica, Sterling Silver Metallic, Titanium Grey Metallic, dan Red Metallic.

Kenali Sistem Pendingin Lampu LED Otomotif

Teknologi penerangan otomotif terus mengalami perkembangan. Teknologi terkini yang semakin digandrungi oleh para penggemar otomotif adalah LED (Ligh Emitting Diode). Jenis lampu ini menawarkan berbagai macam keunggulan, mulai dari dapat menghasilkan cahaya lebih terang, namun dengan penggunaan daya yang sangat minim, hingga tahan guncangan dan berdimensi kecil.

Meski begitu, bukan berarti LED tak memiliki musuh. Panas menjadi musuh utama LED, di mana akan ada peningkatan suhu (70 derajat celcius ke atas) yang menyebabkan penurunan kinerja lampu tersebut. Panasnya sendiri tidak dihasilkan oleh bohlam, melainkan pada modul yang berada di belakang LED. Oleh karena itu diperlukan sistem pendingin guna memastikan LED dapat tetap bekerja secara maksimal.

Adapun sistem pendingin LED saat ini beragam. Yang paling populer adalah kipas karena kinerjanya membuang panas cukup baik. Namun, kipas memiliki kekurangan apabila jarang dibersihkan. Kotoran yang tersangkut akan memberatkan kerja kipas yang akhirnya menurunkan kemampuan mengeluarkan panas.

“Saat ini kipas masih yang paling bagus,” jelas Liong To dari Autovision di Tangerang, Jumat (10/08/2018).

Sistem lainnya adalah udara. Biasanya berupa heat sink atau bilah-bilah logam yang diteruskan ke belakang. Material pembentuknya beragam mulai dari tembaga hingga aluminium. Logam tersebut akan meneruskan panas dari modul LED kemudian dilepaskan ke belakang.

Terakhir adalah pendingin air. Sayangnya teknologi ini menurut Liong To belum ada dipasaran. Dari segi konsep, pendingin air memang menawarkan pengendalian suhu yang cukup baik. Hanya saja terdapat beberapa kekurangan seperti risiko terjadinya kebocoran dan harga yang mahal.

Penjualan tiga mobil special edition Daihatsu tak sesuai harapan?

Daihatsu Indoensia menjual tiga mobil edisi spesial alias special edition di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Sow (GIIAS) 2018 di ICE BSD City, Tangerang. Tiga model Special Edition tersbut adalah Ayla Special Edition, Sigra Spesial Edition, dan Xenia Special Edition.

Ketiga model mobil tersebut dinamakan Special Edition karena mengalami ubahan dari sisi eksterior dan interiornya dengan konsep lebih sporty. Daihatsu Indonesia menargetkan setiap model edisi spesial mencapai 18 unit per model atau total mencapai 54 unit. Target 18 unit itu disesuaikan dengan penyelenggaraan Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang. Dari target 18 unit per model itu, 10 unit merupakan transmisi manual dan 8 unit transmisi otomatis.

Untuk Xenia Special Edition, harga jualnya Rp 213 juta untuk transmisi manual, sedangkan transmisi otomatis lebih mahal; Rp 224 juta.

Bagaimana penjualan ketiga model special edition tersebut selama GIIAS?

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and CR Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), buka-bukaan soal ini. Dia mengungkapkan, berdasarkan surat pemesanan kendaraan (SPK), volume pemesanan mobil Daihatsu special edition ini baru mencapai 17 unit untuk semua model per Rabu (8/8), dari total target 54 unit. Namun, diyakini target penjualan tersebut akan dicapai hingga hari terakhir pameran.

“Kami optimistis akan habis di hari terakhir berdasarkan pengalaman penjualan edisi spesial GIIAS tahun lalu,” ungkap Hendrayadi saat dijumpai di booth Daihatsu dalam arena GIIAS, kemarin.

Dia menegaskan unit edisi spesial ini akan habis, lantaran model ini hanya diproduksi terbatas dan tidak akan diproduksi lagi oleh Daihatsu Indonesia. Kemudian konsepnya lebih sporty dan luxury dibandingkan versi standar.

booth daihatsu di giias 2018 2018 Merdeka.com

Xenia Special Edition

Great New Xenia Special Edition dikembangkan dengan konsep luxury and sporty family MPV. Maka itu, sisi eksteriornya didominasi warna hitam dengan aksen merah, serta adanya black body kit, black painted grille, black painted alloy wheel 15 inci, dan black painted muffler cutter demi menambah kemewahan special edition ini.

Sisi interiornya juga alami ubahan dengan nuansa hitam dengan instrument panel, A/C register, dan cylinder key. Special edition ini semakin mewah dengan balutan kulit hitam asli pada lingkar kemudi, shift knob, cover shift, hole door trim, dan seats dengan accent red stitched. Khusus pada bagian front seat terdapat D-logo emboss.

Menariknya, terdapat audio steering switch dengan black painted bezel, serta console box with arm rest yang menambah kenyamanan saat berkendara.

Suzuki Jimny dan Hyundai Sante Fe, mobil favorit pengunjung GIIAS

Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 segera ditutup pada Minggu malam (12/8). Pameran yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, ini dibuka mulai Kamis (2/8) oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Pada Sabtu malam (11/8), penyelenggara GIIAS 2018 menyelenggarakan acara Exhibitor Night untuk memberikan penghargaan di beberapa kategori, seperti favorite booth, favorite car, dan Miss Auto Show 2018.

Rizwan Alamsjah, Ketua Penyelenggara GIIAS 2018, mengungkapkan rasa syukurnya terhadap penyelenggaraan GIIAS tahun ini. Kami bersyukur GIIAS tahun ini mencapai capaian yang positif, yaitu terdapat 47 kendaraan baru dan konsep yang diluncurkan. Antara lain terdapat world premiere mobil penumpang dan mobil konsep, serta yang menarik pada tahun ini lebih banyak kendaraan konsep yang dihadirkan, sehingga ini memberikan gambaran kendaraan masa depan, sesuai dengan tema GIIAS tahun ini yaitu Beyond Mobility, ujar Rizwan semalam.

Berikut susunan pemenang untuk masing-masing kategori dalam GIIAS 2018:

1.Category Favorite Passenger Car:
Juara 1: Hyundai Santa FE
Juara 2: Nissan Terra
Juara 3: DFSK Glory 580

2.Category Special Exhibit Passenger Car:
Juara 1: Suzuki Jimny
Juara 2: BMW i8
Juara 3:Mitsubishi E Evolution

3.Category Favorite Commercial Vehicle:
Juara 1: Laksana SR2 Double Deck
Juara 2: UD Truck Kuzer
Juara 3:Adiputro Jetbus 3+ Ultra High Deck

4. Category Special Exhibit Commercial Vehicle:
Juara 1:FUSO Super Great V Spider

Juara 2:HINO Poncho EV

5. Favorite Booth Supporting Industry Category < 150sqm Booth:
Juara 1: Bridgestone
Juara 2: Tokopedia
Juara 3: Protera

6. The Winner of Favourite Booth Supporting Industry Category> 150 sqm Booth:
Juara 1: Astra Financial
Juara 2: Laksana
Juara 3: GT Radial

7. The Winner of Favorite Booth Category Motorcycle:
Juara 1: Astra Honda Motor
Juara 2: Harley Davidson
Juara 3: Yamaha

8. The Winner of Favorite Booth Category Commercial Vehicle:
Juara 1: Mitsubishi Fuso
Juara 2: Isuzu
Juara 3: HINO

9. The Winner of Favourite Booth Category Premium Car:
Juara 1: Lexus
Juara 2: BMW-MINI
Juara 3: Mercedes Benz

10. The Winner of Favourite Booth Passenger Car Category < 1000 Sqm:
Juara 1: Mazda
Juara 2: Chevrolet
Juara 3: Astra Isuzu

11. The Winner of Favourite Booth Passenger Car Category 1000 2000 Sqm:
Juara 1: Daihatsu
Juara 2: Suzuki
Juara 3: Wuling

12. The Winner of Favourite Booth Passenger Car Category > 2000 Sqm:
Juara 3: Mitsubishi Motors
Juara 2: Honda
Juara 1: Toyota

13. Miss Auto Show 2018:

Miss Auto Show 2018 Vivian Wijaya (Lexus)

1st Runner Up Putri Ersa (Datsun)

2nd Runner Up Isti Ifni Tiani Rawung (Mercedes-Benz)
Best Costume Geraldora Chytia Bahar (Daihatsu)
Miss Automotive Mouli Ramadhani (Toyota)
Miss Favourite Cindythia Putri (Protera Llumar)
Miss Congeniality Maya Mauren (Astra Financial)
Miss Photogenic Brenda Immanuella (Audi) [sya]

Mobil pertama Presiden Jokowi ini bikin booth Suzuki di GIIAS tumpah!

Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD CIty, Tangerang, sudah memasuki hari kedelapan per Jumat (10/8). Publik dipukau dengan mobil baru dan teknologi beyond mobility yang menjadi tema tahun ini.

Salah satu mobil yang paling banyak menyita perhatian pengunjung GIIAS adalah All New Suzuki Jimny. Meski mobl ini hanya bersifat dipamerkan alias belum dijual secara resmi oleh Suzuki Indonesia.

Berdasarkan pengamatan langsung Merdeka.com, All New Jimny selalu dikerubuti pengunjung booth Suzuki. Banyak pengunjung melakukan swafoto dan tampak penasaran dengan interior mobil SUV mini ini. Tak sedikit anak muda yang punya gap dengan mobil legendaris ini banyak terkagum dengan mobil mini SUV ini. Anda harus antre jika ingin mengeksplorasi mobil ini lebih lama di booth Suzuki.

Suzuki Indonesia mengaku memanfaatkan GIIAS untuk survei pasar All New Jimny yang sudah rilis di Jepang awal Juli lalu, sebelum memutuskan menjual di Indonesia.

Value Suzuki Jimny di GIIAS makin seksi, ketika Presiden Jokowi mengaku inilah mobil pertama yang dimilikinya, saat mengunjungi booth Suzuki usai membuka secara resmi pameran GIIAS pada Kamis pekan lalu.

Ya, untuk kali pertama, pameran otomotif terbesar di Indonesia ini dihadiri oleh Presiden Jokowi. Biasanya pembukaan pameran ini menjadi agenda rutin Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Saat berada di booth Suzuki Indonesia, mobil Suzuki Jimny warna kuning terang membuat presiden dan rombongan berhenti di satu sudut booth. Subronto Laras, Presiden Komisaris PT Suzuki Indomobil Motor, tampak menemani presiden yang terkagum-kagum dengan All New Jimny yang dirilis di Jepang awal Juli lalu. Rupanya Jokowi tengah bernostalgia saat melihat All New Jimny.

“Presiden Jokowi mengaku mobil pertamanya Suzuki Jimny,” ungkap Subronto saat ditanya media soal perbincangannya dengan presiden di booth Suzuki GIIAS.

Subronto mengaku bangga mobil Suzuki Jimny adalah mobil pertama presiden RI. Untuk itu, pihaknya bertekad bisa memasarkan sekaligus memproduksi mobil SUV legendaris ini di pabrik baru Suzuki di Bekasi, Jawa Barat. Apalagi fans mobil ini di Indonesia masih besar sehingga pasarnya sangat potensial.

presiden jokowi di booth suzuki giias 2018 2018 Merdeka.com

Satu hal yang menguntungkan, lanjut dia, tipe mesin All New Jimny sama dengan yang digunakan All New Ertiga, sehingga secara bisnis sangat menguntungkan bagi kami.

“Impian kami bisa produksi Jimny di Indonesia, sebab pasarnya ada di sini. Jimny 4×4 pernah sukses di Indonesia, akan kami kembalikan lagi (kesuksesan),” pungkas Subronto.

All New Suzuki Jimny sudah diluncurkan di Jepang pada Juli lalu. Mobil SUV legendaris ala Suzuki ini ditawarkan dalam dua varian, yakni Jimny dan Jimny Sierra. Jimny Sierra khusus untuk pasar di luar Jepang dengan menggunakan mesin 1.500 cc K15B dan diberikan dua varian, yakni JC dan JL.

Menurut laman Suzuki Jepang, All New Jimny Sierra JC transmisi manual dibanderol 1,99 juta yen. Untuk model transmisi otomatis 2 juta yen. Model terendah, Jimny Sierra JL transmisi manual, dijual 1,76 juta yen, dengan versi transmisi otomatis 1,85 juta yen.