3 Alasan Menggunakan Jasa RedBus Untuk Pesan Bus Tangerang ke Semarang

Ada banyak pilihan angkutan umum yang bisa anda gunakan perjalanan tangerang ke semarang. Salah satunya adalah angkutan bus. Menikmati perjalanan darat sambil melihat kondisi kota-kota di sepanjang jalan pantura. Naik bus tangerang ke semarang dibutuhkan waktu sekitar 10 jam perjalanan. Untuk memudahkan perjalanan anda, gunakan redbus sebagai tempat pemesanan bus online, inilah alasan kenapa anda harus menggunakan jasa redbus untuk memesan tiket bus online.

1. Proses Pemesanan Yang Mudah
Proses pemesanan tiket di redbus sangat mudah. Hanya membutuhkan beberapa klik, anda bisa mendapatkan tiket yang diinginkan. Bukalah website www.redbus.id/, kemudian tentukan tujuan dan tempat keberangkatan. Redbus akan menginformasikan armada bus apa saja yang tersedia dan waktu keberangkatan. Pilih armada bus yang diinginkan, kemudian tentukan nomor kursi. Isi informasi lengkap dan lakukan pembayaran. Anda bisa membayar lewat atm, internet bangking, indomaret, kartu kredit dan masih banyak lainnya.

2. Perusahaan Mitra Yang Banyak
Redbus bekerjasama dengan banyak mitra perusahaan bus. Sehingga anda bisa memilih armada bus yang diinginkan. Bisa dilihat dari layanan, jenis armada lainnya. Perusahaan mitra yang bekerja dengan redbus antara lain pahala kencana, nusantara, kramat jati, xtrans, sinar jaya dan masih banyak lainnya. Semua perusahaan mitra di pilih dengan sebaik mungkin, yang memberikan pelayanan terbaik dan kondisi armada baik. hal ini dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan selama perjalanan.

3. Tanpa Biaya Tambahan dan Bisa Milih Tempat Duduk
Dengan memesan bus di redbus, anda tidak dikenakan biaya tambahan apapun. harga yang dibayarkan merupakan harga bus perjalanan dari tempat keberangkatan sampai tujuan. Selain itu anda bisa memilih tempat duduk sesuai keinginan. Tidak perlu berebut tempat duduk lagi atau ditipu dengan calo nakal. Anda bisa melakukan pemesanan jauh-jauh hari dan dapatkan potongan harga yang besar.

Mulai sekarang tak perlu ragu lagi menggunakan jasa dari redbus. Lakukan pemesanan tiket bus lebih mudah dan cepat, hanya dengan beberapa kali klik saja. Dengan begitu tanpa perjalanan anda dari tangerang ke semarang akan semakin mudah serta nyaman.

Sensor Sidik Jari Dalam Layar Smartphone Dimulai Vivo, Apakah Bakal Populer?

– Smartphone dengan sensor pemindai sidik jari di dalam layar atau in-display fingerprint, diprediksi semakin mudah ditemui tahun depan.

Pasalnya, firma riset Sigmaintell memprediksi, jumlah pengapalan sensor tersebut akan melonjak hingga 100 juta unit.

Setahun belakangan, memang mulai banyak vendor yang menanamkan sensor tersebut ke layar ponsel kelas menengah hinga high-end produksi mereka. Sebut saja Vivo X20 Plus UD yang pertama kali mengenalkan teknologi ini.

Kemudian diikuti flagship besutan Vivo lain, yakni Vivo X21 dan Vivo Nex. Tidak mau ketinggalan, vendor China lain ikut-ikutan seperti Xiaomi Mi 8 Explorer Edition, duo Meizu 16,  dan Huawei Porsche.

Di tahun ini saja, menurut Sigmaintell, pengapalan global sensor in-display fingerprint diestimasikan telah mencapai 42 juta unit. Sigmaintell meramalkan, sensor dalam layar bakal laris tahun 2019 berkat vendor smartphone asal Korea.

Tidak disebutkan vendor mana yang dimaksud, tapi rumor mengatakan, Samsung akan mulai membenamkan in-display fingerprint di Samsung Galaxy S10 yang menjadi edisi spesial ulang tahun seri Galaxy. Samsung juga disebut akan membenamkan teknologi tersebut ke seri Galaxy A 2019.

Lantaran in-display fingerprint ditempelkan di panel OLED, tentu berpengaruh pada penjualan panel itu sendiri. Dihimpun KompasTekno dari Digitimes, Minggu (12/8/2018), pengapalan panel OLED di China diprediksi menyentuh angka 100 juta unit pada tahun 2018.

Kebanyakan diborong oleh vendor asal China seperti Xiaomi, Oppo, dan Vivo. Pabrikan panel yang berbasis di China seperti Tianma Microelectronics dan Visionox memang belum sepopuler Samsung yang juga menjadi produsen layar smartphone.

Namun dengan meningkatnya adopsi panel OLED oleh vendor ponsel China, bukan tidak mungkin mereka bisa meningkatkan kualitas produknya ke depan.

 

Mitsubishi ‘curhat’ pemesanan Xpander turun selama GIIAS

Mitsubishi Motors Indonesia mencatat jumlah pemesanan kendaraan sekitar 1.700 unit pada hari ketujuh pameran GIIAS di ICE BSD CIty, Tangerang, yang berlangsung hingga 12 Agustus. Jumlah tersebut berdasarkan surat pemesanan kendaraan (SPK). Namun, secara volume, jumlah itu lebih rendah dibandingkan hasil pameran GIIAS tahun lalu, termasuk SPK mobil andalannya, Xpander.

Pada GIIAS tahun lalu, Mitsubishi Motors melakukan debut global atau world premier small MPV Xpander. Hasilnya, SPK Xpander tembus lebih dari 5 ribu unit selama 11 hari pameran tahun lalu.

Intan Vidiasari, Deputy Group Head Planning and Communication PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengaku dengan SPK 1.700 unit itu, ada penurunan hasil SPK pada GIIAS tahun ini daripada pameran serupa tahun lalu. Namun, kontributor terbesar tetap model small MPV Xpander, yakni sekitar 70 persen.

“Dari SPK sekitar 1.700 unit, Xpander dipesan sekitar 1.000 unit. Sisanya dari model lain, seperti Pajero Sport, Outlander Sport, dan Triton,”ujar Intan yang dijumpai di booth Mitsubishi GIIAS 2018.

Kata Intan, pada GIIAS tahun ini pihaknya menargetkan total penjualan 3 ribu unit. Secara umum, target tersebut tidak setinggi tahun lalu, karena pada GIIAS tahun lalu Mitsubishi melakukan world premier Xpander. Debut global di pameran GIAS tahun lalu itu membuat Xpander banyak dipesan oleh pengunjung pameran, dengan jumlah lebih dari 5.000 unit.

“Hingga hari ke-7 GIIAS tahun ini, Xpander baru dipesan kurang lebih 1.000 unit. Jadi ada penurunan memang. Dengan sisa empat hari ke depan, kami harap pemesanan Xpander dapat terus bertambah sekitar 1.200 unit lagi menjadi 2.200 unit, supaya sesuai dengan total target kami di GIIAS tahun ini,” ucap Intan.

varian baru mitsubishi xpander di giias 2018 2018 Merdeka.com

Padahal di GIIAS tahun ini, Mitsubishi meluncurkan dua varian baru Xpander untuk mendongkrak penjualannya. Yakni, Xpander Sport transmisi manual dan GLS transmisi otomatis.

Harga jual Xpander Sport transmisi manual Rp 237 juta per unit, sedangkan GLS transmisi otomatis lebih murah, yakni Rp 228,6 juta. Penyegaran lain yang dlakukan setelah Xpander berumur satu tahun ini adalah kehadiran warna baru, yakni Deep Bronze Metallic yang tersedia untuk varian Ultimate dan Sport. Warna baru ini semakin melengkapi pilihan warna eksisting; Quartz White Pearl, Diamond Black Mica, Sterling Silver Metallic, Titanium Grey Metallic, dan Red Metallic.

Kenali Sistem Pendingin Lampu LED Otomotif

Teknologi penerangan otomotif terus mengalami perkembangan. Teknologi terkini yang semakin digandrungi oleh para penggemar otomotif adalah LED (Ligh Emitting Diode). Jenis lampu ini menawarkan berbagai macam keunggulan, mulai dari dapat menghasilkan cahaya lebih terang, namun dengan penggunaan daya yang sangat minim, hingga tahan guncangan dan berdimensi kecil.

Meski begitu, bukan berarti LED tak memiliki musuh. Panas menjadi musuh utama LED, di mana akan ada peningkatan suhu (70 derajat celcius ke atas) yang menyebabkan penurunan kinerja lampu tersebut. Panasnya sendiri tidak dihasilkan oleh bohlam, melainkan pada modul yang berada di belakang LED. Oleh karena itu diperlukan sistem pendingin guna memastikan LED dapat tetap bekerja secara maksimal.

Adapun sistem pendingin LED saat ini beragam. Yang paling populer adalah kipas karena kinerjanya membuang panas cukup baik. Namun, kipas memiliki kekurangan apabila jarang dibersihkan. Kotoran yang tersangkut akan memberatkan kerja kipas yang akhirnya menurunkan kemampuan mengeluarkan panas.

“Saat ini kipas masih yang paling bagus,” jelas Liong To dari Autovision di Tangerang, Jumat (10/08/2018).

Sistem lainnya adalah udara. Biasanya berupa heat sink atau bilah-bilah logam yang diteruskan ke belakang. Material pembentuknya beragam mulai dari tembaga hingga aluminium. Logam tersebut akan meneruskan panas dari modul LED kemudian dilepaskan ke belakang.

Terakhir adalah pendingin air. Sayangnya teknologi ini menurut Liong To belum ada dipasaran. Dari segi konsep, pendingin air memang menawarkan pengendalian suhu yang cukup baik. Hanya saja terdapat beberapa kekurangan seperti risiko terjadinya kebocoran dan harga yang mahal.

Penjualan tiga mobil special edition Daihatsu tak sesuai harapan?

Daihatsu Indoensia menjual tiga mobil edisi spesial alias special edition di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Sow (GIIAS) 2018 di ICE BSD City, Tangerang. Tiga model Special Edition tersbut adalah Ayla Special Edition, Sigra Spesial Edition, dan Xenia Special Edition.

Ketiga model mobil tersebut dinamakan Special Edition karena mengalami ubahan dari sisi eksterior dan interiornya dengan konsep lebih sporty. Daihatsu Indonesia menargetkan setiap model edisi spesial mencapai 18 unit per model atau total mencapai 54 unit. Target 18 unit itu disesuaikan dengan penyelenggaraan Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang. Dari target 18 unit per model itu, 10 unit merupakan transmisi manual dan 8 unit transmisi otomatis.

Untuk Xenia Special Edition, harga jualnya Rp 213 juta untuk transmisi manual, sedangkan transmisi otomatis lebih mahal; Rp 224 juta.

Bagaimana penjualan ketiga model special edition tersebut selama GIIAS?

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and CR Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), buka-bukaan soal ini. Dia mengungkapkan, berdasarkan surat pemesanan kendaraan (SPK), volume pemesanan mobil Daihatsu special edition ini baru mencapai 17 unit untuk semua model per Rabu (8/8), dari total target 54 unit. Namun, diyakini target penjualan tersebut akan dicapai hingga hari terakhir pameran.

“Kami optimistis akan habis di hari terakhir berdasarkan pengalaman penjualan edisi spesial GIIAS tahun lalu,” ungkap Hendrayadi saat dijumpai di booth Daihatsu dalam arena GIIAS, kemarin.

Dia menegaskan unit edisi spesial ini akan habis, lantaran model ini hanya diproduksi terbatas dan tidak akan diproduksi lagi oleh Daihatsu Indonesia. Kemudian konsepnya lebih sporty dan luxury dibandingkan versi standar.

booth daihatsu di giias 2018 2018 Merdeka.com

Xenia Special Edition

Great New Xenia Special Edition dikembangkan dengan konsep luxury and sporty family MPV. Maka itu, sisi eksteriornya didominasi warna hitam dengan aksen merah, serta adanya black body kit, black painted grille, black painted alloy wheel 15 inci, dan black painted muffler cutter demi menambah kemewahan special edition ini.

Sisi interiornya juga alami ubahan dengan nuansa hitam dengan instrument panel, A/C register, dan cylinder key. Special edition ini semakin mewah dengan balutan kulit hitam asli pada lingkar kemudi, shift knob, cover shift, hole door trim, dan seats dengan accent red stitched. Khusus pada bagian front seat terdapat D-logo emboss.

Menariknya, terdapat audio steering switch dengan black painted bezel, serta console box with arm rest yang menambah kenyamanan saat berkendara.

Suzuki Jimny dan Hyundai Sante Fe, mobil favorit pengunjung GIIAS

Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 segera ditutup pada Minggu malam (12/8). Pameran yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, ini dibuka mulai Kamis (2/8) oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Pada Sabtu malam (11/8), penyelenggara GIIAS 2018 menyelenggarakan acara Exhibitor Night untuk memberikan penghargaan di beberapa kategori, seperti favorite booth, favorite car, dan Miss Auto Show 2018.

Rizwan Alamsjah, Ketua Penyelenggara GIIAS 2018, mengungkapkan rasa syukurnya terhadap penyelenggaraan GIIAS tahun ini. Kami bersyukur GIIAS tahun ini mencapai capaian yang positif, yaitu terdapat 47 kendaraan baru dan konsep yang diluncurkan. Antara lain terdapat world premiere mobil penumpang dan mobil konsep, serta yang menarik pada tahun ini lebih banyak kendaraan konsep yang dihadirkan, sehingga ini memberikan gambaran kendaraan masa depan, sesuai dengan tema GIIAS tahun ini yaitu Beyond Mobility, ujar Rizwan semalam.

Berikut susunan pemenang untuk masing-masing kategori dalam GIIAS 2018:

1.Category Favorite Passenger Car:
Juara 1: Hyundai Santa FE
Juara 2: Nissan Terra
Juara 3: DFSK Glory 580

2.Category Special Exhibit Passenger Car:
Juara 1: Suzuki Jimny
Juara 2: BMW i8
Juara 3:Mitsubishi E Evolution

3.Category Favorite Commercial Vehicle:
Juara 1: Laksana SR2 Double Deck
Juara 2: UD Truck Kuzer
Juara 3:Adiputro Jetbus 3+ Ultra High Deck

4. Category Special Exhibit Commercial Vehicle:
Juara 1:FUSO Super Great V Spider

Juara 2:HINO Poncho EV

5. Favorite Booth Supporting Industry Category < 150sqm Booth:
Juara 1: Bridgestone
Juara 2: Tokopedia
Juara 3: Protera

6. The Winner of Favourite Booth Supporting Industry Category> 150 sqm Booth:
Juara 1: Astra Financial
Juara 2: Laksana
Juara 3: GT Radial

7. The Winner of Favorite Booth Category Motorcycle:
Juara 1: Astra Honda Motor
Juara 2: Harley Davidson
Juara 3: Yamaha

8. The Winner of Favorite Booth Category Commercial Vehicle:
Juara 1: Mitsubishi Fuso
Juara 2: Isuzu
Juara 3: HINO

9. The Winner of Favourite Booth Category Premium Car:
Juara 1: Lexus
Juara 2: BMW-MINI
Juara 3: Mercedes Benz

10. The Winner of Favourite Booth Passenger Car Category < 1000 Sqm:
Juara 1: Mazda
Juara 2: Chevrolet
Juara 3: Astra Isuzu

11. The Winner of Favourite Booth Passenger Car Category 1000 2000 Sqm:
Juara 1: Daihatsu
Juara 2: Suzuki
Juara 3: Wuling

12. The Winner of Favourite Booth Passenger Car Category > 2000 Sqm:
Juara 3: Mitsubishi Motors
Juara 2: Honda
Juara 1: Toyota

13. Miss Auto Show 2018:

Miss Auto Show 2018 Vivian Wijaya (Lexus)

1st Runner Up Putri Ersa (Datsun)

2nd Runner Up Isti Ifni Tiani Rawung (Mercedes-Benz)
Best Costume Geraldora Chytia Bahar (Daihatsu)
Miss Automotive Mouli Ramadhani (Toyota)
Miss Favourite Cindythia Putri (Protera Llumar)
Miss Congeniality Maya Mauren (Astra Financial)
Miss Photogenic Brenda Immanuella (Audi) [sya]

Resmi di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A8 Star

Pertama kali diperkenalkan pada bulan Juni lalu, smartphone terbaru dari keluarga Galaxy A besutan Samsung, Galaxy A8 Star, kini telah resmi dipasarkan di Indonesia.

Galaxy A8 Star adalah ponsel papan tengah yang dibekali layar Super AMOLED Infinity Display berukuran 6,3 inci. Resolusinya sebesar 2.220 x 1.080 piksel dengan aspec ratio 18,5:9, tanpa poni alias notch di bagian atas.

Secara umum tampilan Galaxy A8 Star mirip dengan Galaxy A8 dan Galaxy A8 Plus sebelumnya. Namun, alih-alih di depan seperti dua saudaranya itu, smartphone anyar ini menempatkan unit kamera ganda di bagian belakang.

“Dual Camera dengan kemampuan mumpuni akan memperkaya pengalaman dalam membuat konten visual semakin menarik,” ujar IM Marketing Director Samsung Electronics Indonesia Jo Semidang dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Minggu (12/8/2018).

Kamera ganda milik Galaxy A8 Star terdiri dari unit 16 megapiksel dan 24 megapiksel yang masing-masing dibekali lensa berbukaan f/1.7.

Kamera 24 megapiksel khusus dipakai mengambil gambar dalam kondisi minim cahaya dan diklaim mampu menangkap lebih banyak cahaya sekaligus mengurangi noise.

Sementara itu, kamera depan Galaxy A8 Star memiliki resolusi 24 megapiksel, dengan lensa berbukaan f/2.0.

Jeroan Galaxy A8 Star diperkuat Sytem-on-chip Snapdragon 660, RAM 4 GB, storage 64 GB dengan dukungan micro SD hingga 400 GB, baterai 3.700 mAh, berikut dukungan dual-SIM hybrod, USB type-C, dan NFC.

Samsung memasarkan Galaxy A8 Star dengan varian warna hitam dan putih di Indonesia. Banderol harganya dipatok di angka Rp 7.999.000.

Spesifikasi Samsung Galaxy A8 Star

Ukuran Layar 6,3 inci, 2.220 x 1.080 piksel (aspect ratio 18,5:9), Super AMOLED
Dimensi fisik 162,4 x 77 x 7,6mm
Bobot 181 gram
System-on-Chip Snapdragon 660, CPU octa-core (4 x Kyro 260 2,2 GHz + 4 x kyro 260 1,8 GHz) , GPU Adreno 512
RAM 4 GB
Media Internal 64 GB
Slot micro-SD Hingga 512 GB
Kamera Belakang (1) 16 megapiksel, dengan lensa f/1,7, LED flash, dan PDAF
Kamera Belakang (2)) 24 megapiksel dengan lensa f/1.7
Kamera Depan 24 megapiksel dengan lensa f/2.0
Kapasitas Baterai 3.700 mAh
Jaringan Seluler GSM/ 3G HSPA/ 4G LTE, dual SIM slot (hybrid)
Konektor USB Type-C
Konektivitas Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth 5.0, WI-Fi Direct, NFC, jack audio 3,5 mm, GPS dengan dukungan A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO
Sistem Operasi Android 8.0 Oreo
Pilihan Warna Black, White
Harga Rp 7.999.000

Mobil pertama Presiden Jokowi ini bikin booth Suzuki di GIIAS tumpah!

Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD CIty, Tangerang, sudah memasuki hari kedelapan per Jumat (10/8). Publik dipukau dengan mobil baru dan teknologi beyond mobility yang menjadi tema tahun ini.

Salah satu mobil yang paling banyak menyita perhatian pengunjung GIIAS adalah All New Suzuki Jimny. Meski mobl ini hanya bersifat dipamerkan alias belum dijual secara resmi oleh Suzuki Indonesia.

Berdasarkan pengamatan langsung Merdeka.com, All New Jimny selalu dikerubuti pengunjung booth Suzuki. Banyak pengunjung melakukan swafoto dan tampak penasaran dengan interior mobil SUV mini ini. Tak sedikit anak muda yang punya gap dengan mobil legendaris ini banyak terkagum dengan mobil mini SUV ini. Anda harus antre jika ingin mengeksplorasi mobil ini lebih lama di booth Suzuki.

Suzuki Indonesia mengaku memanfaatkan GIIAS untuk survei pasar All New Jimny yang sudah rilis di Jepang awal Juli lalu, sebelum memutuskan menjual di Indonesia.

Value Suzuki Jimny di GIIAS makin seksi, ketika Presiden Jokowi mengaku inilah mobil pertama yang dimilikinya, saat mengunjungi booth Suzuki usai membuka secara resmi pameran GIIAS pada Kamis pekan lalu.

Ya, untuk kali pertama, pameran otomotif terbesar di Indonesia ini dihadiri oleh Presiden Jokowi. Biasanya pembukaan pameran ini menjadi agenda rutin Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Saat berada di booth Suzuki Indonesia, mobil Suzuki Jimny warna kuning terang membuat presiden dan rombongan berhenti di satu sudut booth. Subronto Laras, Presiden Komisaris PT Suzuki Indomobil Motor, tampak menemani presiden yang terkagum-kagum dengan All New Jimny yang dirilis di Jepang awal Juli lalu. Rupanya Jokowi tengah bernostalgia saat melihat All New Jimny.

“Presiden Jokowi mengaku mobil pertamanya Suzuki Jimny,” ungkap Subronto saat ditanya media soal perbincangannya dengan presiden di booth Suzuki GIIAS.

Subronto mengaku bangga mobil Suzuki Jimny adalah mobil pertama presiden RI. Untuk itu, pihaknya bertekad bisa memasarkan sekaligus memproduksi mobil SUV legendaris ini di pabrik baru Suzuki di Bekasi, Jawa Barat. Apalagi fans mobil ini di Indonesia masih besar sehingga pasarnya sangat potensial.

presiden jokowi di booth suzuki giias 2018 2018 Merdeka.com

Satu hal yang menguntungkan, lanjut dia, tipe mesin All New Jimny sama dengan yang digunakan All New Ertiga, sehingga secara bisnis sangat menguntungkan bagi kami.

“Impian kami bisa produksi Jimny di Indonesia, sebab pasarnya ada di sini. Jimny 4×4 pernah sukses di Indonesia, akan kami kembalikan lagi (kesuksesan),” pungkas Subronto.

All New Suzuki Jimny sudah diluncurkan di Jepang pada Juli lalu. Mobil SUV legendaris ala Suzuki ini ditawarkan dalam dua varian, yakni Jimny dan Jimny Sierra. Jimny Sierra khusus untuk pasar di luar Jepang dengan menggunakan mesin 1.500 cc K15B dan diberikan dua varian, yakni JC dan JL.

Menurut laman Suzuki Jepang, All New Jimny Sierra JC transmisi manual dibanderol 1,99 juta yen. Untuk model transmisi otomatis 2 juta yen. Model terendah, Jimny Sierra JL transmisi manual, dijual 1,76 juta yen, dengan versi transmisi otomatis 1,85 juta yen.

Hasil Jepretan Kamera Galaxy Note 9, Dengan dan Tanpa AI

Selain S Pen yang lebih cerdas, Samsung Galaxy Note 9 juga memiliki kamera yang semakin memahami kebutuhan pengguna. Hal ini berkat integrasi dengan teknologi kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI).

Prinsipnya, AI pada kamera Galaxy Note 9 mampu mendeteksi 20 objek foto dengan cepat. Selanjutnya, AI bakal otomatis menyesuaikan pengaturan warna foto sesuai objeknya.

Misalnya saja ketika membidik makanan, maka warna akan disesuaikan sehingga tampak lebih menggiurkan. Begitu pula ketika menjepret pepohonan yang hijau dan rindang, maka warnanya akan terlihat segar dan natural.

Samsung menetapkan pendeteksian otomatis untuk 20 objek yang dinilai paling sering difoto dalam kehidupan sehari-hari. Masing-masing adalah makanan (food), potret (portrait), bunga (flowers), suasana dalam ruangan (indoor scene), binatang (animals), lanskap (landscape), pohon (trees), dan langit (sky).

Objek lainnya meliputi gunung (mountain), pantai (beaches) matahari terbit dan terbenam (sunrises and sunsets), perairan (watersides), jalanan (street scenes), suasana malam (night scenes), air terjun (waterfalls), salju (snow), backlight, dan teks.

KompasTekno sempat menjepret beberapa foto objek dengan Galaxy Note 9 di New York, Amerika Serikat. Berikut beberapa hasilnya, dengan dan tanpa AI.

Perbandingan hasil foto kamera Galaxy Note 9 dengan penyetelan AI dan non-AI.Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com Perbandingan hasil foto kamera Galaxy Note 9 dengan penyetelan AI dan non-AI.
Perbandingan hasil foto kamera Galaxy Note 9 dengan penyetelan AI dan non-AI.Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com Perbandingan hasil foto kamera Galaxy Note 9 dengan penyetelan AI dan non-AI.
Perbandingan hasil foto kamera Galaxy Note 9 dengan penyetelan AI dan non-AI.Fatimah Kartini Bohang/Kompas.comåç Perbandingan hasil foto kamera Galaxy Note 9 dengan penyetelan AI dan non-AI.
Perbandingan hasil foto kamera Galaxy Note 9 dengan penyetelan AI dan non-AI.Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com Perbandingan hasil foto kamera Galaxy Note 9 dengan penyetelan AI dan non-AI.
Perbandingan hasil foto kamera Galaxy Note 9 dengan penyetelan AI dan non-AI.Lulu Cinantya/Kompas.com Perbandingan hasil foto kamera Galaxy Note 9 dengan penyetelan AI dan non-AI.

Selain penambahan AI, Kamera Galaxy Note 9 kurang lebih sama dengan Galaxy S9 Plus. Samsung masih mempertahankan kamera ganda (dual-camera) 12 megapiksel untuk wide angle dan telephoto.

Baca juga: Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy Note 9

Bukaan ganda (dual-aperture) juga masih menjadi andalan pada kamera Galaxy Note 9. Bukaan itu memadankan F/2.4 dan F/1.5, sehingga kamera tetap unggul ketika menjepret di situasi terang maupun gelap.

Galaxy Note 9 sudah bisa dipesan melalui beberapa situs jual online dan situs resmi Samsung. Harga Samsung Galaxy Note 9 di Indonesia dibanderol Rp 13,5 juta (6 GB/128 GB) hingga Rp 18 juta (8 GB/512 GB). (Baca juga: Samsung Gratiskan Smart TV untuk Pemesan Awal Galaxy Note 9)

Pemerintah Diminta Segera Buka Lelang Frekuensi 5G

Operator seluler Telkomsel sedang ancang-ancang menggelar layanan koneksi 5G secara komersil di Indonesia. Karena itu, operator yang khas dengan warna merah itu meminta pemerintah segera membuka lelang frekuensinya.

“Kita minta pemerintah membuka lelangnya (frekuensi),” kata Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah di kantor Telkomsel, Kamis (9/8/2018), saat ditanya kapan Telkomsel akan mengkomersilkan layanan 5G.

Menurut Ririek, spektrum yang dibutuhkan untuk menggelar jaringan 5G cukup besar, satu operator seluler setidaknya butuh spektrum minimal 100 MHz.

Jaringan 5G ini akan sangat dibutuhkan di masa mendatang, terlebih menyambut era Industry 4.0 yang sudah dicanangkan pemerintah. Mesin-mesin industri akan sangat membutuhkan jaringan 5G karena minim latensi.

Telkomsel sendiri telah mengantongi izin uji coba jaringan 5G di frekuensi 28 GHz dengan spektrum 100 MHz. Menurut Telkomsel, throughput yang dihasilkan bisa mencapai 16 Gbps dengan latensi yang rendah, yakni di bawah 1 ms.

Sebelum melangkah ke 5G, Telkomsel kini tengah meng-upgrade jaringannya ke teknologi 4,9G, dengan menggunakan massive MIMO dan teknik CA (carrier agregation).

Jaringan 4,9G tersebut berjalan di frekuensi 2.300 MHz yang didapat Telkomsel dari hasil lelang tahun lalu.

BTS-BTS berteknologi 4,9G ini sudah disebar di venue-venue Asian Games dan lokasi non-venue lainnya, seperti titik kerumunan, mal, restoran, rumah sakit, wisma atlet, dsb.

Telkomsel membangun booth 5G Experience Center di Gelora Bung Karno. Di booth ini, pengunjung bisa melihat teknologi remote driving, mobil yang dikendalikan secara remote, menggunakan koneksi 5G yang latensinya kecil, sehingga respons mobil bergerak saat itu juga, bersamaan dengan gerakan setir dari jarak jauh.

Ada pula demonstrasi game adu penalti di mana penjaga gawang menggunakan headset VR, mencoba menangkap bola yang ditendang secara real time. Bola yang ditendang akan diproyeksikan ke headset, dan dicoba ditangkap oleh kiper.

Ini juga menunjukkan rendahnya latensi yang dimiliki jaringan 5G, di mana gerakan bola di dunia nyata sinkron dengan yang dilihat di headset VR.

Ada juga game Beat the Robot, di mana pengunjung akan diajak adu suit jepang (rock, papper, scissors) dengan lengan robot. Lengan tersebut akan bereaksi begitu mendeteksi gerakan tangan pengunjung. ??

Yang paling menarik adalah demonstrasi bus otonomos alias bus tanpa sopir. Bus akan berjalan di rute yang sudah ditentukan, pengunjung juga bisa menonton video streaming kualitas Full HD di dalam bus. ??

Booth 5G Experience Telkomsel bisa dikunjungi di kompleks GBK melalui Pintu 2, yakni di jalan Pintu Satu Selatan (atau seberang hotel Fairmont).